Konsep Sinyal Informasi pada Stasiun Pengolahan Limbah Cair PLTBg POME

Main Article Content

Stieven N Rumokoy
Dezetty Monika
Langlang Gumilar

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) membutuhkan sistem operasional yang baik. Sistem yang baik dapat dengan jelas diketahui apa yang terjadi di lapangan. Untuk mempermudah mengetahui kondisi lapangan, dapat dengan membuat suatu konsep pembacaan sinyal yang menyatakan kondisi aktual yang sedang terjadi dilapangan. Pada PLTBg yang berasal dari Limbah Cair Kelapa Sawit atau yang sering disebut dengan POME (Palm Oil Mill Effluent), terdapat Stasiun Pengolahan Limbah Cair. Proses pengolahan Limbah Cair harus dioperasikan dengan benar dan aman agar dapat mereduksi kadar limbah dengan hasil samping biogas seperti yang diharapkan. Dalam operasionalnya, dibutuhkan informasi yang benar disetiap peralatan yang terpasang dilapangan. Dengan beragamnya peralatan yang terpasang dilapangan, tentunya dibutuhkan suatu cara untuk memastikan semua peralatan dalam kondisi operasi yang benar. Dengan melakukan analisis kebutuhan sinyal sebagai informasi aktual yang sedang terjadi pada stasiun pengolahan limbah cair (dari lapangan kepengontrol utama), maka dapat simpulkan bahwa ada beberapa sinyal status seperti Actifunactif Status Indicator, Level Indicator, Flow Meter Indicator, Temperature Indicator, Pressure Indicator for Liquid dan Pressure Indicator for Gas, perlu untuk diketahui. Sinyalsinyal seperti inilah yang dibutuhkan informasinya dari lapangan (Stasiun Pengolahan Limbah Cair) untuk mempermudah dan atau mengamankan operasional pada PLTBg.

Article Details

How to Cite
Rumokoy, S., Monika, D., & Gumilar, L. (2019). Konsep Sinyal Informasi pada Stasiun Pengolahan Limbah Cair PLTBg POME. CCIT Journal, 12(1), 63-72. Retrieved from http://ejournal.raharja.ac.id/index.php/ccit/article/view/712
Section
Articles