PROROTIPE ALARM PANIC BUTTON SYSTEM PADA WILAYAH HUKUM POLRES KOTA TANGERANG

Main Article Content

Ahmad Roihan
Annas Rifa’i
Chandra Wijaya

Abstract

Perkembangan teknologi informatika menawarkan institusi berupa kemudahan dalam menyediakan sebuah solusi baru sebagai alat bantu yang baik bagi perbaikan sistem yang kurang ideal. SPKT (Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu) merupakan tempat pelayanan pengaduan masyarakat perihal bantuan dari pihak kepolisian ketika terjadi tindak kejahatan atau kriminalisasi. Perlu adanya inovasi dalam sistem pelayanan laporan masyarakat kepada Polres Kota Tangerang agar lebih efektif atau efesien. Dalam mengatasi masalah tersebut Alarm Panic Button System dapat memberikan kemudahan untuk menghubungi pihak kepolisian ketika terjadi tindak kejahatan. Perancangan alat dimulai dengan membuat prototipe alat berupa mikrokontroler yang terdiri dari beberapa komponen. Kemudian mikrokontroler dirakit dan dimasukkan program dengan menggunakan software Arduino1.8.1 yang dihubungkan dengan Modul SIM 800L sebagai pusat rangkaian untuk mengirimkan pesan. Pesan tersebut akan dikirim langsung kepada Polres Kota Tangerang. Tujuan dari penelitian dapat memberikan pelayanan lebih cepat dengan sebuah akses untuk memudahkan masyarakat dalam memberitahukan dan melaporkan tindak pidana kejahatan atau yang lainnya kepada pihak kepolisian tentang kejadian yang terjadi di tempat kerja, rumah ataupun pertokoan. Sehingga pihak kepolisian mampu mengetahui lebih awal mengenai kejadian yang terjadi dan kemudian mengambil tindakan preventif untuk mengatasinya.


 


Kata KunciBel Listrik, Arduino Uno, SIM 800L, Smartphone

Article Details

How to Cite
Roihan, A., Rifa’i, A., & Wijaya, C. (2018). PROROTIPE ALARM PANIC BUTTON SYSTEM PADA WILAYAH HUKUM POLRES KOTA TANGERANG. CERITA Journal, 4(1), 7-17. Retrieved from http://ejournal.raharja.ac.id/index.php/cerita/article/view/375
Section
Articles