ANALISA KETIMPANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI PADA SETIAP SEKTOR KECAMATAN DI KABUPATEN CILACAP TAHUN 2013-2018

Main Article Content

Sendy Zul Friandi
Adinda Heryuningtyas
Anggi Rechandini

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk: 1) Dapat mengetahui tentang perkembangan pembangunan ekonomi disetiap sektor kecamatan mulai dari tahun 2013 hingga 2018. 2) Dapat mengetahui peran pengaruh komponen pada pertumbuhan regional share terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disetiap sektor kecamatan. 3) Dapat mengetahui peran pengaruh komponen pada pertumbuhan proporsional shift terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disetiap sektor kecamatan. 4) Dapat mengetahui peran pengaruh komponen pada pertumbuhan competitive shift terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disetiap sektor kecamatan. 5) Dapat mengetahui peran pengaruh jumlah penduduk dengan tingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disetiap sektor kecamatan. 6) Dapat mengetahui pengaruh jumlah total keluarga miskin terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disetiap sektor kecamatan. 7) Dapat mengetahui pengaruh pertumbuhan penduduk migrasi terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disetiap sektor kecamatan.


 


Penelitian ini juga merupakan penelitian yang deskriptif dan kuantitatif. Data yang dipakai pada penelitian ini berjenis data sekunder dari 24 kecamatan di Kabupaten Cilacap yang diambil pada tahun 2013-2018. Teknik analisis yang penulis gunakan untuk metode analisis deskriptif adalah mengunakan matrik Tipology Klassen, sedangkan teknik analisis kuantitatif yang penulis gunakan untuk mengolah analisis regresi data panel adalah model Fixed Effect.


 


Hasil dari sebuah penelitian ini dapat menunjukan bahwa: 1) Berdasarkan Tipology Klassen tidak semua kecamatan dapat mengalami perkembangan pembangunan ekonomi yang benilai positif, dikarenakan ada sepuluh kecamatan yang mengalami kemunduran menjadi daerah berfluktuasi negatif serta mengalami kemunduran menjadi daerah relatif tertinggal. 2) Analisa yang menggunakan regresi data panel dapat menunjukan variabel komponen pertumbuhan regional share yang tidak dimasukan atau dihilangkan dari sebuah model. 3) Variabel komponen pertumbuhan proporsional shift tidak hanya berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disektor kecamatan. 4) Variabel komponen pertumbuhan competitive shift terlihat berpengaruh signifikan dan positif terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disektor kecamatan. 5) Variabel jumlah penduduk dengan tingkat latar belakang pendidikan Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi berpengaruh signifikan dan positif terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disektor kecamatan. 6) Variabel jumlah keluarga miskin dapat berpengaruh signifikan dan negatif terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disektor kecamatan. 7) Variabel pertumbuhan penduduk migrasi tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi disektor kecamatan.

Article Details

How to Cite
Friandi, S., Heryuningtyas, A., & Rechandini, A. (2019). ANALISA KETIMPANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI PADA SETIAP SEKTOR KECAMATAN DI KABUPATEN CILACAP TAHUN 2013-2018. CICES, 5(2), 159-170. Retrieved from http://ejournal.raharja.ac.id/index.php/cices/article/view/865
Section
Articles

References

[1] Todaro, Michael P. dan Stephen C. Smith. 2006. Pembangunan Ekonomi Edisi
kesembilan Jilid 1. Devri Barnadi,dkk (Ed). Jakarta: Penerbit Erlangga.

[2] Dumairy. 1996. Perekonomian Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.

[3] Een Erliana. 2014. “Pro Kontra Pemekaran Cilacap”. Suara Merdeka, 24 September 2014.

[4] Herwin Mopangga. 2011.Ketimpangan Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi di
Provinsi Gorontalo. Jurnal Trikonomika 40(1), 40-51.

[5] Barika. 2012. Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Kabupaten/Kota di provinsi Bengkulu Tahun 2005-2009. Jurnal Ekonomi dan perencanaan Pembangunan (JEPP)vol.04 no.03. Universitas Bengkulu.

[6] Linggar Dewangga Putra.2011. “Analisis Pengaruh Ketimpangan Distribusi Pendpatan
Terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Jawa Tengah Periode 2000-2007”.
Skripsi. Universitas Diponegoro.

[7] R.I. Bab 26 Pengurangan Ketimpangan Pembangunan Wilayah. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

[8] Sjafrizal. 2008. Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi. Padang: Baduose Media.
2012. Ekonomi Perkotaan. Jakarta: Rajawali Pres.
2014. Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Era Otonomi. Jakarta: Rajawali Pres.