Analisa Pemanfaatan Google Custom Search Pada Website Yufid.com dengan Metode Kualitatif Deskriptif

Main Article Content

Khozin Yuliana Arief Saptono Nadya Cahyaningsih

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangatlah pesat dijaman sekarang, membuat banyak masyarakat menjadi banyak terkena banyakanya penyebaran berita berita hoax yang biasanya membuat judul yang profokatif. Hal ini juga menjadikan Hadits yakni sebagai salah satu pegangan umat muslim dalam beragama juga ikut di palsukan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab, dan membuat banyak orang yang masih awam bisa tertipu dengan adanya hoax ini. Dalam jurnal ini, akan di jelaskan tentang adanya sebuah situs dengan menggunakan kecanggihan teknologinya membuat suatu mesin pencarian islam yang isinya dapat dipertanggung jawabkan. Dengan menggunakan metode Kualitatif Deskriptif kita akan melihat Google Custom Search yang dimanfaatkan oleh situs Yufid.com dalam membuat suatu terobosan yang bermanfaat bagi orang banyak. Dengan ini membuktikan bahwa Google Custom Search dapat memiliki fungsi yang sangat baik untuk menyortir berbagai macam persoalan yang paling beresiko yaitu Hadits Palsu. Kata Kunci—Google Custom Search, Hadits Shahih, Hadits Palsu,

Article Details

How to Cite
Yuliana, K., Saptono, A., & Cahyaningsih, N. (2020). Analisa Pemanfaatan Google Custom Search Pada Website Yufid.com dengan Metode Kualitatif Deskriptif. ICIT Journal, 6(1), 61-69. Retrieved from http://ejournal.raharja.ac.id/index.php/icit/article/view/861
Section
Articles

References

[1] Ibnu Qayyim Al-Jauzi, 2003, Al-Maudhu‘at Min Ahadits Al-Marfu’at, Darul Kutub Ilmiyah, Beirut
[2] Thahhan, Mahmud. 2017, Musthalah Al-Hadits (Dasar-Dasar Ilmu Hadits), diterjemahkan oleh Asadullah, Bahak, Ummul Qura, Jakarta.
[3]Imam Jalaluddin as-Suyuthi. 2002, Tadrib Ar-Rowi Fi Syarh Taqrib An-Nawawi, Dar Al Hadits, Mesir
[4]Adz-Dzahabi, 2019, Al-Kaba’ir (Dosa-Dosa yang Membinasakan), diterjemahkan oleh Asban bin Ali, Darus Sunnah Press, Jakarta
[5]Asy Syaikh al Muhaddits Muhammad bin Nashiruddin Al Albani, 2018, Silsilatul-Ahaadiits adh-Dhaifah wal-Maudhu’ah wa Atsaruhas-Sayyi’ fil-Ummah (Silsilah Hadits Dha’if Dan Maudhu’), diterjemahkan oleh Drs. As’ad Yasin, Gema Insani, Jakarta
[6]Ibnu Taimiyyah, 1993, Qoidah Jalilah Fii Attawasul wal Wasilah, Pustaka as-Sunnah, Jakarta
[7]Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd, 1998, Ad-Du’a Mafhuumuhu, Ahkaamuhu, Akhtaaun, taqa’u fiihi, Daar Ibnu Khuzaimah, Riyadh
[8]Redaksi Tempo, 2017, Kabar Sesat Di Atmosfer Kita, TEMPO, Edisi 0045, hal 25
[9]Nughroho, Septiaji Eko, 2017, Upaya Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Mengembalikan Jatidiri Bangsa dengan Gerakan Anti Hoax, Prosiding Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia 2017, Tangerang Selatan, 23 April
[10] Banyumurti, Indriyatno, 2018, Mengenal Hoaks, Banyumurti.net, Jakarta
[11] Septanto, Henri, 2018, Pengaruh HOAX dan Ujaran Kebencian Sebuah Cyber Crime Dengan Teknologi Sederhana di Kehidupan Sosial Masyarakat, KALBIScientia, No.2, Vol.5, 157-162, http://research.kalbis.ac.id/Research/FrontEnd/Kalbiscientia/index.jsp#content, diakses tanggal 14 November 2019
[12] Chattopadhyay, Sougata dan Mukhopadhyay, Chinmay, 2019. Integration of Google CSE with KOHA LMS: Personalised Discovery Service @ St Xavier’s College Central Library, Conference: IndKoha 2019. Howrah. March
[13] Dhara, Arup, 2016. A personalised discovery service using Google custom search engine, Annals of Library and
Information Studies, Vol. 63, 298-305,
http://14.139.47.23/index.php/ALIS/article/view/13880/1106, diakses tanggal 15 November
2019