MANAGEMENT USER CENTRALIZED HOTSPOT SEBAGAI SOLUSI JALUR DATA TERPUSAT MENGGUNAKAN TEKNIK BRIDGING

Main Article Content

Fredy Susanto Bara Aji Prakoso Dewa Made Cahyadi

Abstract

Jaringan komputer saat ini sangat dibutuhkan untuk menghubungkan berbagai instansi pemerintahan, kampus, dan bahkan untuk bisnis, dimana banyak sekali perusahaan yang memerlukan informasi dan data-data dari kantor-kantor lainnya dan dari rekan kerja. permasalahan tulisan ini adalah bagaimana peran management user centralized hotspot dalam upaya penyelesaian masalah jalur data terpusat yang ada pada jaringan komputer. Centralized hotspot menggabungkan beberapa AP (Access Point) yang jaraknya terpisah-pisah digabungkan menjadi satu kesatuan konfigurasi yang terpusat dan teratur dengan baik. Kelebihan dari konsep ini adalah: 1) user hanya dibuat sekali saja pada router master, tidak dibuat pada masing masing AP (Access Point) sehingga memudahkan pada administrator membuat user baru dan mengaturnya; 2) maintenance dan pemeliharaan AP hanya dilakukan pada router master saja, karena setiap AP point yang ada hanyalah port bridging yang fungsinya hanya meneruskan sinyal sesuai tempat AP yang dipasang; 3) kebutuhan akses data oleh user, jalur lebar datanya dapat diatur sesuai dengan keinginan admin dan user sendiri berdasarkan regulasi bersama; dan 4) aktifitas semua user dapat dipantau secara real time, mulai dari lama akses user, Tx dan Rx user, serta profile dari user tersebut. Pada teknik bridging ini, masing-masing peralatan Access Point yang letaknya berjauhan, dapat disatukan. Yaitu dengan menggunakan Bridging pada masing-masing ether sehingga menjadi satu jalur atau satu segemet IP ( Internet Protokol ). Sehingga setiap user yang lagin pada masing-masing Access Point dapat terkumpul menjadi satu, sehingga admin dapat mudah mengendalikan setiap user nya.

Article Details

How to Cite
Susanto, F., Prakoso, B., & Cahyadi, D. (2016). MANAGEMENT USER CENTRALIZED HOTSPOT SEBAGAI SOLUSI JALUR DATA TERPUSAT MENGGUNAKAN TEKNIK BRIDGING. SENSI Journal, 2(1), 6-17. Retrieved from http://ejournal.raharja.ac.id/index.php/sensi/article/view/734
Section
Articles

References

[1]. Dubrawsky Ido, (2011). Comti Security Certification Study Guide. United States Amerika: Syngress.
[2]. Daryanto, (2006). Pengetahuan Dasar Ilmu Komputer. Bandung: CV. Yrama Widya.
[3]. Jogiyanto Hartono, (2004). Pengenalan Komputer: Dasar Ilmu Komputer, Pemrograman, Sistem Informasi dan Intelegensi Buatan, Yogyakarta: Penerbit Andi.
[4]. Kotler, Philip, (2003). Marketing Management, 11th Edition. New Jersey: Prentice Hall Inc.
[5]. Kurniawan, (2011). Tweaking & Hacking Windows 7. Jakarta: Elex Media Komputindo.
[6]. Ono W Purbo, (2006). Internet Wireless dan Hotspot. Jakarta: Elex Media Komputindo.
[7]. Priyambodo Tri Kuntoro dan Dodi Heriandi, (2007). Jaringan WI-Fi Teori dan Implementasi. Yogyakarta: Andi Offset.
[8]. Remenyi, Arthur, Sherwood Smith, Michael, (2000). Efective Measurement & Management of IT Cost & Benefits, Second Edition. Computer Weekly.
[9]. Raymond A. Serway, John W. Jewett, (2010). Fisika untuk Sains dan Teknik. Terjemahan Chriswan Sungkono. Jakarta: Salemba Teknika.
[10]. Sofana Iwan, (2008). Membangun Jaringan Komputer. Bandung: Penerbit Informatika.
[11]. Tutang, (2005). Mendesain dan Mengimplementasikan Jaringan Komputer Berbasis Microsoft Windows Server 2003. Jakarta: Datakom Lintas Buana.
[12]. Wahyono Teguh, (2007). Building & Maintenance PC Server. Jakarta: Elex Media Komputindo.
[13]. Wijaya Hendra, (2003). Belajar Sendiri Cisco Switch. Jakarta: Elex Media Komputindo.
[14]. Yuhefizar, (2007). 10 jam Menguasai Internet:Teknologi dan Aplikasinya. Jakarta: Elex Media Komputindo.