Membangun Model Bisnis Pada Mutiara Seragam Online Dengan Pendekatan Business Model Canvas

Main Article Content

Yudi Santoso Nurwati Nurwati

Abstract

Pengembangan media online untuk penjualan sangat dibutuhkan dalam menyiapkan persaingan di pasar online. Website penjualan harus dikelola dengan bisnis model yang mengadopsi Business Model Canvas (BMC) sebagai salah satu strategi pemasaran online. Adapun blok-blok yang ada di Business Model Canvas (BMC) dapat menampung kebutuhan customer dalam pemenuhan pesanan seragam sekolah. Value dari model bisnis ini adalah customer dapat melihat track/jejak pesanannya pada website sehingga memberikan jaminan pesanan seperti terlihat pada halaman activity produksi. Kemudian customer diberikan service untuk kemudahan komplain barang dan informasi harga barang yang terbaru seperti yang terdapat pada halaman service. Tujuannya adalah membangun model bisnis pada Mutiara Seragam Online sehingga pendapatan penjualan mengalami peningkatan.


Kata kunci:  Business Model Canvas (BMC), model bisnis, penjualan online, value

Article Details

How to Cite
Santoso, Y., & Nurwati, N. (2022). Membangun Model Bisnis Pada Mutiara Seragam Online Dengan Pendekatan Business Model Canvas. ICIT Journal, 8(1), 79-86. https://doi.org/https://doi.org/10.33050/icit.v8i1.2175
Section
Articles

References

[1] Ikmah and A. S. Widawati, “Penerapan Ecommerce Untuk Pemasaran Pada Usaha Handycraft,” Semin. Has. Pengabdi. Masy., vol. November, no. November, pp. 169–174, 2018.
[2] F. N. Lenti, “Rekayasa Proses Bisnis Pada E-Commerce B2B–B2C Menggunakan Sistem Afiliasi,” JIKO (Jurnal Inform. dan Komputer), vol. 2, no. 1, pp. 41–49, 2017, doi: 10.26798/jiko.2017.v2i1.53.
[3] A. Annas, M. T. Jufri, and J. Jusmawati, “Penerapan Business Model Canvas pada E-Commerce Toko H5 Jayapura,” JSAI (Journal Sci. Appl. Informatics), vol. 4, no. 2, pp. 204–220, 2021, doi: 10.36085/jsai.v4i2.1671.
[4] A. F. Viali, A. Rifin, and I. T. Saptono, “Strategi Pengembangan Bisnis Cargo PT. Garuda Indonesia, Tbk dengan Pendekatan Business Model Canvas,” J. Apl. Bisnis dan Manaj., vol. 4, no. 3, pp. 474–485, 2018, doi: 10.17358/jabm.4.3.474.
[5] N. Anggraini, “Analisis Usaha Mikro dengan Pendekatan Business Model Canvas (BMC),” Ekon. dan Bisnis, vol. 6, no. 2, p. 139, 2020, doi: 10.35590/jeb.v6i2.1313.
[6] Y. A. Singgalen, E. Sediyono, and I. Sembiring, “Analisis Bisnis Cenderamata Dan Jasa Perjalanan Wisata Menggunakan Business Model Canvas (Bmc) Dan Metode Pieces,” AdBispreneur, vol. 6, no. 2, p. 173, 2021, doi: 10.24198/adbispreneur.v6i2.33663.
[7] A. Guntoro and G. Triyono, “Penerapan E-Commerce Berbasis Content Management System (CMS) Dengan Metode Business Model Canvas (BMC) Pada Konveksi Gamis Tawakal,” Idealis, vol. 5, no. 2, pp. 16–22, 2019.
[8] . Hartatik and T. Baroto, “Strategi Pengembangan Bisnis Dengan Metode Business Model Canvas,” J. Tek. Ind., vol. 18, no. 2, p. 113, 2017, doi: 10.22219/jtiumm.vol18.no2.113-120.
[9] W. S. Dewobroto, “Penggunaan Business Model Canvas Sebagai Dasar Untuk Menciptakan Alternatif Strategi Bisnis Dan Kelayakan Usaha,” J. Tek. Ind., pp. 215–230, 2012, [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/293651050.