Analisis Komponen Visual Dasar Sinematografi Dalam Film “Everything Everywhere All At Once”

Authors

  • Hazel Adam Fitzpatrick Universitas Dian Nuswantoro
  • Abi Senoprabowo Universitas Dian Nuswantoro

DOI:

https://doi.org/10.33050/mavib.v5i1.2802

Keywords:

komponen visual dasar, sinematografi, film

Abstract

Film merupakan media komunikasi massa yang bersifat audio visual untuk menyampaikan suatu pesan sekaligus menjadi sarana hiburan. Dalam pembuatan film yang baik, dibutuhkan teknik sinematografi dan penggunaan unsur visual yang baik. Sinematografi mencakup pengambilan gambar, pembangunan ide, kata, aksi, emosi, tone, berbagai cara komunikasi non-verbal dan menyatukannya dalam karya visual. Salah satu film yang memiliki sinematografi yang baik dan telah memperoleh penghargaan Best Picture di tahun 2023 ini adalah film Everything Everywhere All At Once. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari hal-hal yang menjadi kunci dalam penyusunan film Everything Everywhere All At Once dari sisi visual sehingga dapat menjadi salah satu film yang baik, indah, dan memperoleh banyak prestasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif untuk memperoleh informasi dan membuat deskripsi wawasan. Selanjutnya metode analisis data yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan analisis komponen visual dasar berdasarkan teori Bruce Block. yang meliputi ruang (space), garis (line), bentuk (shape), nada (tone), warna (color), gerakan (movement), dan irama (rhythm). Berdasarkan analisis yang dilakukan, film ini memiliki 7 komponen visual dasar tersebut dengan lengkap. Kesimpulan yang diperoleh yaitu 7 komponen visual dasar tersebut memiliki peran penting untuk mendukung mengkomunikasikan cerita, pesan, suasana hati/perasaan dan emosi dalam sebuah film.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Hazel Adam Fitzpatrick, Universitas Dian Nuswantoro

    Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro Semarang

  • Abi Senoprabowo, Universitas Dian Nuswantoro

    Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro Semarang

References

[1] Haryadi, T., Senoprabowo, A., & Sulistiyawati, P., 2021, Analisis Perubahan Trend Iklan Gojek Versi Video Animasi Dalam Sudut Pandang Media Dependency, Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 2(01), 16-27.
[2] Julliana, D. M., Kusuma, R. S., 2023, Resepsi Audiens Terhadap Transgender Dalam Film Lovely Man, Skripsi, Fakultas Komunikasi dan Informatika, Universitas Muhammadiyah, Surakarta.
[3] Desrianti, D. I., Supriati, R., & Herdiana, K., 2020. Pemanfaatan Film Sebagai Peningkatan Media Promosi Pada Tempat Wisata, MAVIB Journal, vol. 2, no. 2, hlm. 143-155.
[4] Alfathoni, M. A. M., & Manesah, D., 2020, Pengantar Teori Film. Deepublish Publisher, Yogyakarta.
[5] Junaedi, H., Hariadi, M., & Purnama, I. K. E. (2018). Penerapan Sinematografi Dalam Penempatan Posisi Kamera Dengan Menggunakan Logika Fuzzy. Khazanah Informatika: Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika, 4(2), 55-61.
[6] Brown, B., 2016, Cinematography: Theory and practice: Image making for cinematographers and directors, Ed.3, Routledge, New York.
[7] Salsabilla, R, Raup 7 Oscar, Ini Sinopsis Everything Everywhere All at Once, https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20230313170924-33-421285/raup-7-oscar-ini-sinopsis-everything-everywhere-all-at-once, diakses tgl 27 Maret 2023.
[8] Annur, C. M., 2023, Daftar Film Peraih Oscar 2023, “Everything Everywhere All at Once” Terbanyak!, https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/03/14/daftar-film-peraih-oscar-2023-everything-everywhere-all-at-once-terbanyak, diakses tgl 27 Maret 2023.
[9] Dian, R., 2023, Sinopsis Everything Everywhere All at Once, Film yang Memenangi Tujuh Kategori Piala Oscar 2023 | Narasi TV, https://narasi.tv/read/narasi-daily/sinopsis-everything-everywhere-all-at-once, diakses tgl 10 April 2023.
[10] Sulistiyawati, P. (2019). Analisis Komponen Visual Dasar Sinematografi Dalam Film Live Action “Green Book”. Demandia: Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan, 4(2), 172-198.
[11] Hadifahmi, F. B. P. (2022). Analisis Elemen Visual pada Set Desain Film “Parasite”. Prosiding Konferensi Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (KOMA DKV), 2, 180-186.
[12] Block, B., 2013, The Visual Story: Creating The Visual Structure Of Film, TV And Digital Media, Ed.2, Elsevier, Oxford.
[13] Somantri, G. R. (2005). “Memahami Metode Kualitatif”. Makara Human Behavior Studies in Asia, 9(2), 57-65.
[14] Ramdhan, M., 2021, Metode Penelitian. Cipta Media Nusantara, Surabaya.
[15] Usmanda, Y., 2022, Review Film Everything Everywhere All at Once, https://kincir.com/movie/cinema/review-film-everything-everywhere-all-at-once-Y7yOmSdrC7l1b, diakses tgl 10 April 2023.

Downloads

Published

2024-02-28

How to Cite

[1]
H. A. Fitzpatrick and A. Senoprabowo, “Analisis Komponen Visual Dasar Sinematografi Dalam Film ‘Everything Everywhere All At Once’”, (Multimedia Audio Visual and Broadcasting Journal), vol. 5, no. 1, pp. 14–28, Feb. 2024, doi: 10.33050/mavib.v5i1.2802.

Most read articles by the same author(s)