Perubahan Rutinitas Media dan Nilai Berita Televisi dalam Pengadopsian UserGenerated Content

Authors

  • Ruth Putryani Saragih Universitas Bunda Mulia
  • Steven Theodore Alexander Universitas Bunda Mulia

DOI:

https://doi.org/10.33050/mavib.v5i1.2872

Keywords:

Mediamorfosis, UGC, Rutinitas Media

Abstract

Fenomena jejaring sosial telah menciptakan User-Generated Content (UGC) yang memungkinkan penggunanyaberkolaborasi, menciptakan konten aktif, serta berbagi informasi secara daring. UGC menghilangkan batasan antara produser televisi dan audiens. Konsep rutinitas media digunakan untuk menggambarkan pergeseran atau perubahan ruang redaksi televisi akibat pengadopsian UGC. Teori yang digunakan adalah teori mediamorfosis Fidler melalui 6 prinsip dasar mediamorfosis, yakni koevolusi dan koeksistemsi, pewarisan, kemampuan bertahan, peluang dan kebutuhan, serta pengadopsian. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap rutinitas media di era UGC. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana rutinitas dan praktik kerja produser iNews Siang di iNews TV dalam merekonstruksi berita di era User-Generated Conter? Apakah rutinitas media dalam mengadopsi penggunaan User-Generated Content mengubah konsep nilai berita bagi produser iNews Siang di iNews TV? Hasilnya menunjukkan bahwa UGC mengubah rutinitas dan nilai berita yang selama ini dipegang teguh oleh para jurnalis dan pelaku rutinitas media. UGC yang menjadi andalan para produser dalam kecepatan tayangan ternyata tidak sepenuhnya valid dan terverifikasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Ruth Putryani Saragih, Universitas Bunda Mulia

    Program Studi Ilmu Komunikasi, Jurusan Broadcasting Communication, Universitas Bunda Mulia

  • Steven Theodore Alexander, Universitas Bunda Mulia

    Program Studi Ilmu Komunikasi, Jurusan Broadcasting Communication, Universitas Bunda Mulia

References

[1] I. Haryanto, "Digitalisasi dan Media Sosial: Berkah atau Kutukan?," Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Jakarta, 2012.
[2] T. L. Friedman, The World is Flat, USA: Picador, 2007.
[3] M. Faisal and M. D. A. K. Putra, "Perancangan Konten Sosial Media Menggunakan Desain Grafis Pada PT Anggana Catur Prima," MAVIB Journal, 2023.
[4] A. Khaer, N. Khoir and Y. A. Hidayati, "Senjakala Media Cetak: Tantangan Jurnalisme Cetak di Era Digital," Jurnal Trilogi, pp. 324-331, 2021.
[5] L. Ishwara, Jurnalisme Dasar, Jakarta: Kompas Gramedia, 2011.
[6] J. Cleary and T. Bloom, "Gatekeeping at the Portal: An Analysis of Local Television Websites' User-Generated Content," Electronic News, pp. 93-111, 2015.
[7] C. G. Haryono, Kajian ekonomi Politik Media: Komodifikasi Pekerja dan Fetisisme Komoditas dalam Industri Media, CV Jejak, Anggota IKAPI, 2020.
[8] H. Azahari, "Mediamorfosis dari Majalah Cetak ke Media Online (Studi Kasus Praktik Mediamorfosis pada Majalah Sunday)," DARUNA: Journal of Communication, 2022.
[9] L. J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2014.
[10] R. K. Yin, Studi Kasus Desain & Metode, PT RajaGrafindo Persada, 2019.
[11] D. Mulyana, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018.
[12] S. Wahyuningsih, Metode Penelitian Studi Kasus: Konsep, Teori Pendekatan Psikologi Komunikasi, dan Contoh Penelitiannya, Madura: UTM Press, 2013.
[13] S. Santana, Jurnalisme Kontemporer, 2nd Edition, Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2017.
[14] R. C. Alves, "The Future of Online Journalism: Mediamorphosis or Mediacide?," pp. 63-72, 2001.
[15] D. Rahmawati, G. Lumakto and D. D. Kesa, "Generasi Digital Natives dalam Praktik Konsumsi Berita di Lingkungan Digital," Communications, 2020.

Downloads

Published

2024-02-01

How to Cite

[1]
R. P. Saragih and S. Theodore Alexander, “Perubahan Rutinitas Media dan Nilai Berita Televisi dalam Pengadopsian UserGenerated Content”, (Multimedia Audio Visual and Broadcasting Journal), vol. 5, no. 1, pp. 54–65, Feb. 2024, doi: 10.33050/mavib.v5i1.2872.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>