PENGARUH PENGELOLAAN KEUANGAN TENAGA KERJA MUDA PADA KOTA AMPANA
Main Article Content
Abstract
Masyarakat dengan latar belakang pengetahuan keuangan yang baik akan sadar dan lebih
mementingkan prioritas. Namun tidak menutup kemungkinan jika masyarakat dengan tingkat
pendidikan yang tinggi dan kondisi finansial yang mapan akan membelanjakan uangnya secara
berlebihan tanpa adanya perhitungan dengan baik karena mereka terdesak dengan gaya hidup yang ada
pada lingkungannya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh
gaya hidup, pendapatan, kepribadian dan literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan. Penelitian
ini dilakukan di Kota Ampana dengan jumlah sampel sebanyak 159 responden. Teknik pengambilan
sampel menggunakan teknik probability sampling dengan metode stratified random sampling.
Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survey dan analisis linear
regresi berganda untuk menguji hipotesis. Hasilnya menunjukkan semua variabel independen
berpengaruh terhadap variabel dependen, faktor gaya hidup memiliki pengaruh tertinggi terhadap
pengelolaan keuangan. Kemudian nilai R Square menunjukkan sebesar 0.068 atau 68% secara
keseluruhan mempengaruhi pengelolaan keuangan, sedangkan sisanya 32% dipengaruhi oleh faktor
lain.