Analisa Pembiayaan KUR Syariah Dalam Pemberdayaan UMKM Di Masa Pandemi Covid 19

  • Rasyid Tarmizi Universitas Islam Negeri
  • Indo Yama Nasaruddin Universitas Islam Jakarta
  • Sunardi Sunardi Universitas Cendekia Abditama

Abstract

This study aims to determine the Analysis of Business Credit Financing Sharia People in Empowering Micro, Small and Medium Enterprises in the future Covid-19 pandemic; Case Study of BSI KCP Tangerang The method used in this study is a qualitative method with the case study research. The results of the study show that the People's Business Credit Sharia at BSI KCP Tangeran has played a significant role in effective in helping empower MSMEs. First: The role of the BSI KUR covers most of the capital assistance. During the pandemic, some advantages that customers can receive if they want to realize KUR funds namely ease of requirements, restructuring policies for customers affected by the pandemic, as well as low prices. Second: The positiveimpact of KUR on MSMEs, namely in terms of capital, with the assistance of capital then the production of goods or services will increase which triggers an increase in profit gradually. The negative impacts of KUR include the formation of Customer dependence on KUR financing. Third: Bank Institutional Constraints Sharia Indonesia KCP Tangerang when realizing it KUR financing to customers, among others, there are still customers who late paying installments, customers who are difficult to ask for documentation, and irregular scheduling of visits to customers.

Keywords—Sharia KUR; Empowerment;

 

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Pembiayaan Kredit UsahaRakyat Syariah dalam Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di masa pandemi Covid-19 mendatang; Studi Kasus BSI KCP Tangerang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kredit Usaha Rakyat Syariah di BSI KCP Tangerang telah berperan secara efektif dalam membantu pemberdayaan UMKM. Pertama: Peran KUR BSI mencakup sebagian besar bantuan permodalan. Di masa pandemi, beberapa keuntungan yang dapat diperoleh nasabah jika ingin merealisasikan dana KUR yaitu kemudahan persyaratan, kebijakan restrukturisasi bagi nasabah yang terdampak pandemi, serta harga yang murah. Kedua: Dampak positif KUR terhadap UMKM yaitu dari segi permodalan, dengan adanya bantuan permodalan maka produksi barang atau jasa akan meningkat yang memicu peningkatan keuntungan secara bertahap. Dampak negatif KUR antara lain terbentuknya ketergantungan Nasabah terhadap pembiayaan KUR. Ketiga: Kendala Kelembagaan Bank KCP Tangerang Syariah Indonesia dalam merealisasikan pembiayaan KUR kepada nasabah antara lain masih adanya nasabah yang terlambat membayar cicilan, nasabah sulit untuk meminta dokumentasi, dan jadwal kunjungan ke nasabah yang tidak teratur.

Kata Kunci—KUR Syariah; Pemberdayaan; UMKM; Covid-19

Published
2023-08-07
How to Cite
Tarmizi, R., Nasaruddin, I., & Sunardi, S. (2023). Analisa Pembiayaan KUR Syariah Dalam Pemberdayaan UMKM Di Masa Pandemi Covid 19. CICES (Cyberpreneurship Innovative and Creative Exact and Social Science), 9(2), 228-238. https://doi.org/https://doi.org/10.33050/cices.v9i2.2715
Section
Articles