Kebijakan Plagiarisme

Plagiarism Policy (Kebijakan Plagiarisme)

URNITY Journal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Teknologi Informasi


URNITY Journal memiliki komitmen ketat untuk menjaga integritas akademis dan mencegah segala bentuk plagiarisme serta kecurangan ilmiah. Seluruh naskah yang dikirimkan wajib merupakan karya asli dan bebas dari tindakan penjiplakan karya orang lain tanpa penyebutan sumber yang benar.


1. Batas Maksimal Kemiripan (Similarity Threshold)

  • Seluruh naskah yang masuk akan diperiksa tingkat kemiripannya menggunakan perangkat lunak anti-plagiarisme (seperti Turnitin atau iThenticate).
  • Batas maksimal indeks kemiripan (*similarity index*) yang ditoleransi di URNITY Journal adalah maksimal 20%.
  • Pemeriksaan kemiripan dilakukan pada seluruh bagian naskah, termasuk Judul, Abstrak, Pendahuluan, Metode, Hasil dan Pembahasan, serta Kesimpulan (tidak termasuk Daftar Pustaka dan lampiran kode program yang standar).

2. Tindakan Berdasarkan Tingkat Kemiripan

Tingkat Kemiripan Tindakan Dewan Redaksi
< 20% Naskah dinyatakan memenuhi syarat awal dan dilanjutkan ke tahap penelaahan (*Peer Review*).
20% – 35% Naskah dikembalikan kepada Penulis untuk dilakukan *paraphrasing* dan perbaikan sitasi sebelum dapat diproses lebih lanjut.
> 35% Naskah akan ditolak secara langsung (*Desk Reject*) tanpa melalui proses review. Penulis akan menerima pemberitahuan resmi terkait penolakan tersebut.

3. Bentuk Plagiarisme yang Dilarang

URNITY Journal melarang keras jenis-jenis pelanggaran berikut:

  • Plagiarisme Kata demi Kata (Verbatim Plagiarism): Menyalin teks secara mentah-mentah dari dokumen/jurnal lain tanpa menggunakan tanda kutip dan tanpa menyebutkan sumbernya.
  • Auto-Plagiarisme / Self-Plagiarism: Menggunakan kembali porsi besar dari teks, data, atau hasil penelitian/pengabdian milik sendiri yang telah diterbitkan sebelumnya tanpa sitasi yang jelas.
  • Plagiarisme Ide & Kode Program: Mengklaim arsitektur sistem, algoritma, atau kode program buatan pihak lain sebagai hasil karya sendiri dalam proyek pengabdian IT.
  • Parafrase Tanpa Sitasi: Mengubah susunan kata atau kalimat dari sumber asli tetapi tetap menggunakan gagasan utama sumber tersebut tanpa mencantumkan rujukan.

4. Sanksi atas Pelanggaran Plagiarisme

Apabila terbukti terjadi pelanggaran plagiarisme berat atau pemalsuan data pada naskah (baik sebelum maupun sesudah publikasi), Dewan Redaksi URNITY Journal berhak mengambil tindakan tegas berupa:

  1. Penolakan langsung terhadap naskah yang sedang dalam proses evaluasi.
  2. Pencabutan artikel (*Retraction*) secara resmi dari situs OJS jika naskah telah telanjur diterbitkan.
  3. Pemblokiran akun dan pelarangan pengiriman naskah (*submission ban*) bagi Penulis yang bersangkutan untuk kurun waktu tertentu.
  4. Pemberitahuan resmi kepada pimpinan instansi atau universitas asal Penulis mengenai pelanggaran etika yang dilakukan.