Diskusi Pasca-Publikasi

Post-Publication Discussion (Diskusi Pasca-Publikasi)

URNITY Journal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Teknologi Informasi


URNITY Journal meyakini bahwa publikasi ilmiah merupakan awal dari dialog akademik yang berkelanjutan. Kami menyediakan mekanisme Post-Publication Discussion (Diskusi Pasca-Publikasi) untuk memfasilitasi umpan balik, tanggapan kritis, maupun klarifikasi ilmiah dari akademisi, praktisi IT, serta masyarakat umum terhadap artikel pengabdian yang telah diterbitkan.


1. Bentuk Diskusi Pasca-Publikasi

Diskusi dan tanggapan terhadap artikel terbitan URNITY Journal dapat disampaikan melalui mekanisme berikut:

  • Surat kepada Redaksi (Letter to the Editor): Pembaca dapat mengirimkan ulasan ilmiah, masukan, atau tanggapan kritis terkait metodologi, implementasi teknologi, atau evaluasi dampak masyarakat yang ada dalam artikel.
  • Tanggapan Penulis (Author Reply): Redaksi akan memberikan kesempatan kepada Penulis asli untuk memberikan tanggapan atau penjelasan resmi atas Letter to the Editor yang masuk.
  • Komentar Resmi pada Portal OJS: Pembaca yang terdaftar dapat memanfaatkan fitur komentar ilmiah (jika diaktifkan) pada halaman artikel OJS untuk mendiskusikan penerapan teknis dan potensi pengembangan sistem lebih lanjut.

2. Ketentuan dan Etika Diskusi

  • Substansi Akademis: Seluruh tanggapan wajib berfokus pada konten teknis, keabsahan data, metodologi PKM, atau etika pengabdian. Tanggapan yang bersifat ad hominem atau menyerang pribadi Penulis tidak akan diproses.
  • Prosedur Penelaahan Redaksi: Setiap Letter to the Editor yang masuk akan ditelaah terlebih dahulu oleh Editor Utama untuk memastikan kesopanan, relevansi, dan ketaatan etika sebelum dipublikasikan.
  • Penerbitan Resmi: Jika disetujui, surat tanggapan beserta balasan dari Penulis akan diterbitkan pada nomor terbitan berjalan dan ditautkan secara silang (*cross-linked*) dengan artikel utamanya di portal OJS.

3. Koreksi dan Pencabutan Berdasarkan Diskusi

Apabila diskusi pasca-publikasi mengungkap adanya kesalahan teknis yang signifikan, ketidakakuratan data implementasi IT, atau isu etika yang valid, Dewan Redaksi akan menindaklanjutinya sesuai dengan kebijakan **Retraction and Correction** (menerbitkan *Erratum/Corrigendum* atau melakukan pencabutan artikel jika ditemukan pelanggaran berat).